google-site-verification=4qvvrzGAST3rLcQwUlq-2IRwbF1kLM9a5dVwmWATyiA

Pentingnya Mushola dan Toilet yang Bersih bagi Pengunjung

0

Fasilitas mushola meningkatkan kenyamanan pengunjung agar tidak perlu pulang, dan menjadi nilai tambah atau citra positif bagi suatu tempat. Sebagaimana kita sudah tahu, fasilitas ini memenuhi kewajiban ibadah umat Islam.

Fasilitas mushola meningkatkan kenyamanan pengunjung agar tidak perlu pulang, dan menjadi nilai tambah atau citra positif bagi suatu tempat. Sebagaimana kita sudah tahu, fasilitas ini memenuhi kewajiban ibadah umat Islam.

Saya pribadi, ingin saja mengunjungi public spaces seperti mall-mall -pusat perbelanjaan modern- baru yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Namun, ada salah satu faktor yang buat saya harus mendapat penilaian baik, yaitu keber-ada-an dan kebersihan toilet serta mushola.

Daya Tarik Tempat

Tempat yang ada mushola dan toilet yang bersih lebih dipilih oleh keluarga. Mengapa keluarga? Karena para orang tua tentu ingin membiasakan putra-putrinya melaksanakan ibadah. Para orang tua juga ingin memberikan teladan tersebut.

Mushola dan toilet yang bersih tentu bukan alasan utama keluarga memilih suatu public spaces seperti kafe, restoran, atau mall. Masih ada alasan-alasan seperti kelengkapan tenant, lokasi strategis, dan sebagainya. Namun terlalu naif juga bila menyepelekan mushola dan toilet yang bersih bukan sebagai faktor penarik.

Inklusivitas

Menunjukkan kepedulian pengelola pada kebutuhan spiritual semua tamu/pengunjung, terlepas dari lembaga keagamaan (seperti NU, Muhammadiyah, Persis, dll) yang diikuti.

Perapihan Alas Kaki

Supaya penempatan alas kaki (sepatu, sandal, dll) lebih rapih, untuk ruang publik seperti mall, mushola-nya biasa memiliki ruang –dan lemari– penyimpanan alas kaki. Supaya penempatan alas kaki di lantai sebelum ruang mushola tidak membludak melimpah ruah.

Letak Mushola itu Sendiri

Masih ada penempatan mushola yang dinilai tidak layak oleh para pengunjung mall, misalnya mushola tempat parkir, yaitu basement, dll. Mulai ada pengunjung mall yang menghindari mall yang memiliki mushola di tempat parkir.

Masih Memaklumi

Pengunjung kafe atau restoran memaklumi jika mushola di destinasi kuliner seperti kafe atau restoran masih terbatas kualitasnya. Namun demikian, pe-maklum-an yang sama tidak terjadi pada pengunjung mall. Disebabkan ekspektasi yang terbangun di benak pengunjung mall sudah kadung tinggi; termasuk juga untuk urusan mushola.

Fasilitas Pendukung yang Harus Dihitung

  • Tempat wudhu dan toilet: Pisah pria dan wanita, minimal 1–2 unit kloset/kran air dengan luas ruang sekitar 2 x 3 meter.
  • Area transisi/sandal: Luas minimal 1,5 x 2 meter di depan pintu masuk.
  • Tempat penyimpanan alas kaki dan perlengkapan shalat (lemari mukena/alquran).
  • Sirkulasi Udara: Berikan exhaust fan atau ventilasi yang baik agar ruangan mushola tidak lembap dan bebas bau makanan.

Ukuran Mushola Cafe atau Restoran

Ukuran ideal mushola kafe berkisar antara 1,5 x 2 meter hingga 2 x 3 meter untuk kapasitas 2–4 orang. Ukuran ini cukup untuk tempat shalat bergantian bagi pengunjung atau karyawan tanpa menghabiskan banyak ruang kafe.

Riset: Pengaruh kualitas desain mushola terhadap loyalitas pengunjung

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan dan kualitas desain mushola pada café & coffee shop berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pengunjung.

Responden menunjukkan preferensi yang kuat terhadap keberadaan mushola dalam keputusan memilih tempat, dan mengidentifikasi aspek-aspek kualitas seperti kebersihan mushola, aksesibilitas tempat wudhu, kenyamanan ruang, kelengkapan perlengkapan ibadah, ukuran, serta estetika interior sebagai elemen penting yang mendukung loyalitas.

Sumber penelitian: https://www.researchgate.net/publication/398750511_Integrasi_dan_Kualitas_Desain_Ruang_Mushola_pada_Cafe_Coffee_Shop_Pengaruhnya_terhadap_Loyalitas_Pengunjung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *